Mahkamah Syar’iyah Idi pada Selasa (29/10/19) siang, mengadakan rapat terkait dengan laporan hasil pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Mahkamah Syar’iyah Aceh beberapa waktu lalu. Rapat tersebut mengambil tempat di aula lantai II Mahkamah Syar’iyah Idi.

 

            Rapat tersebut juga dipimpin oleh ketua Mahkamah Syar’iyah Idi bapak Antoni Said, S.Ag., yang didampingi oleh Sekretaris bapak Nizar, S.Ag., dan Panitera bapak Nawawi, S.H., serta diikuti oleh seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Idi.

Dalam rapat tersebut, dipaparkan beberapa catatan yang menjadi bahan temuan terkait dengan laporan hasil pembinaan dan pengawasan baik bidang yudisial maupun non yudisial. Adapun beberapa bagian yang menjadi perhatin khusus bagi seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Idi yaitu terkait dengan manajemen peradilan dan pelayanan publik.

Selanjutnya dibagian administrasi perkara, administrasi persidangan dan administrasi umum. Pada bagian administrasi umum dibagi menjadi beberapa bagian lagi, yaitu pertama terkait dengan perencanaan, teknologi informasi dan pelaporan. Kedua terkait dengan kepegawaian, organisasi dan tata laksana dan yang ketiga yaitu terkait dengan bagian umum dan keuangan.

Dalam arahannya, ketua Mahkamah Syar’iyah Idi bapak Antoni Said, S.Ag.,menyampaikan kepada seluruh aparaturnya untuk dapat menyelesaikan secepatnya terkait dengan beberapa item yang menjadi temuan tersebut. Pimpinan juga kembali mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk melaksanakan pekerjaan masing-masing sesuai dengan tupoksi dan petunjuk serta aturan yang sudah ada.

Selanjutnya, beliau juga mengatakan untuk menjaga dan memelihara sarana dan prasarana yang sudah ada. “Mari kita sama-sama bekerja dengan semaksimalnya untuk memberikan pelayanan yang terbaik, demi kemajuan dan suksesnya Mahkamah Syar’iyah Idi”, pungkasnya.

Diakhir rapat tindak lanjut ini juga, seluruh jajaran Mahkamah Syar’iyah Idi saling bertukar pikiran dan pendapat, agar semua hasil pengawasan dapat terlaksana dengan baik. Sehingga Mahkamah Syar’iyah Idi dapat terus menjadi yang terbaik di dalam dan di luar, serta dapat terus memberikan pelayananan yang prima kepada masyarakat pencari keadilan demi terwujudnya peradilan yang agung.(DCB)