Penanganan perkara Mahkamah Syar’iyah Idi kembali masuk dalam zona hijau. Hal ini berdasarkan rilis pada website resmi badilag.mahkamahagung.go.id (19/11/19), tentang rapor kinerja penanganan perkara berdasarkan SIPP dan publikasi putusan tanggal 15 November 2019.

 

            Dalam penilaian tersebut, posisi Mahkamah Syar’iyah Idi menempati urutan ke 62 pada penanganan perkara melalui SIPP. Masuk dalam katagori IV, nilai akhir yang diperoleh Mahkamah Syar’iyah Idi mencapai 87,92 %. Penilaian tersebut merupakan nilai akhir dari beberapa item yang masuk dalam penilaian. Mulai dari jumlah beban perkara, jumlah perkara putus hingga persentase waktu dalam menangani perkara, masuk dalam penilaian tersebut.

            Satu lagi yang membuat Mahkamah Syar’iyah Idi kembali masuk ke zona hijau yaitu pada publikasi putusan. Posisi Mahkamah Syar’iyah Idi pada zona hijau ini berada pada urutan ke 360 dengan nilai akhir 78,55 %. Adapun penilaian pada tahap ini yaitu meliputi upload putusan tahun 2016, 2017, 2018 dan tahun 2019. Dengan masuknya Mahkamah Syar’iyah Idi pada rapor kinerja penanganan perkara berdasarkan SIPP dan publikasi putusan pada periode ini merupakan capaian yang sangat luar bisa.

            Ketua Mahkamah Syar’iyah Idi bapak Antoni Said, S.Ag., ketika dijumpai redaksi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada panitera beserta stafnya yang telah berusaha keras dalam mencapai hasil yang sangat luar biasa ini. Beliau juga mengatakan untuk terus berupaya semaksimal mungkin dalam meningkatkan hasil yang lebih baik lagi. “Semoga Mahkamah Syar’iyah Idi dapat terus mencapai dan meraih hasil yang terbaik”, ujarnya.(DCB)